Cari Ekonomi

Memuat...

Rabu, 26 September 2012

Ringkasan PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

BAB 2 PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.

Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth). pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.

Pertumbuhan Ekonomi  bersifat kuantitatif adanya kenaikan dalam pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan.

Pembangunan konomi bersifat kualitatif kesejahteraan masyarakat.
Pertumbuhan Ekonomi kenaikan GNP sebagai hasil / tujuan Pertumbuhan Ekonomi
Rumusnya sebagai berikut :

              PDB thn sekarang – PDB thn yang lalu
= ---------------------- --------------------------------- x 100%
                       
                            PDB tahun yang lalu

TEORI – TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI
            1. TEORI KLASIK (Stationary State pada produktivitas menurun)

a.       Adam Smith Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh :
1.       Pertumbuhan PDB
2.       Pertumbuhan Jumlah Penduduk

b.      David Ricardo Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh :
1.       SDA terbatas
2.       Jumlah Penduduk yang selalu bekembang
3.       Proses kemajuan Teknologi
4.       Sektor pertanian yang dominan

c.       Thomas Robert Maltus
“ Pertumbuhan penduduk menurut deret ukur dan pertumbuhan ekonomi menurut deret hitung ”



2..    TEORI SCHUMPERTER
Ketika tingkat kemajuan ekonomi semakin tinggi maka kemungkian untuk melakukan INOVASI semakin terbatas. Stationary State pada saat Pertumbuhan ekonomi tinggi.

3.    Teori Pertumbuhan Neo-KLASIK
Harrod-Domar ==> Menganalisa Faktor-faktor pendukung Pertumbuhan Ekonomi,
Sollow ==> Perkembangan Faktor Produksi.
(MODAL, Petumbuhan Penduduk, dan Ekonomi)

4.    Teori WW. Rostow
Tahap Pertumbuhan Ekonomi :
1.       Perekonomian Tradisional
2.       Perekonomian Transisi (The Precondition For Take Off)
3.       Perekonomian Lepas Landas (Take Off)
4.       Perekonomian Menjuju Kedewasaan (The Drive to Maturity)
5.       Perekonomonian dengan Tingkat Konsumsi Tinggi (The Age of High Mass   Consumption)

5.    Teori Pertumbuhan Australis (HISTORIS)
a.       Werner Sombart dengan pembagian Zaman Zaman.
b.      Frederich List diukur melalu usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan   dan jenis pekerjaan sebagai mata pencahariaan.
c.       Karl Bucher membedakan menjadi Rumah Tangga

Selengakapnya tentang teori ada di  : KONSEP PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI


Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi :

a. SDA

b. SDM

c. Sumber Daya Modal dan Teknologi

d. Sistem Sosial dan Sikap Masyrakat

e. Luas Pasar dan Pangsa Pasar

Sedangkan Pembangunan Ekonomi Kenaikan GDP disertai dengan upaya pemerataan pendapatan, kesjahteraan masyarakat, dengan perubahan struktur ekonomi sebagai alat mencapai pertumbuhan ekonomi.

1
Faktor yang mempengaruhi Pembangunan Ekonomi.

a. SDM

b. SDA

c. Modal

d. Teknologi


2 Keberhasilan dan Kegagalan Pembangunan Ekonomi Indonesia dapat dilihat dar
i.
1. Pendapatan Nasional
2. Kesempatan Kerja
3. Produksi Nasional
4. Perekonomian yang Stabil
5. Neraca Pemabayaran Luar Negeri
6. Distribusi Pendapatan yang Merata

      3. Pembagunan Ekonomi di Indonesia.
1. Nilai Rupiah yang stabil
2. Laju inflasi 7%
3. Laju Pertumbuhan Ekonomi mencapai 5%
4. Berkurangnya Pengangguran

POLA DAN TAHAPAN PEMBANGUNGAN NASIONAL MENURUT GBHN 1999

Indonesia dilanda krisis ekonomi pada pertengangan 1997 membuka mata kita bahwa fondasi ekonomi yang dibangun selama ini sangatlah rapuh. Pembangunan Ekonomi dilaksanakan pada tahap jangka panjang (25 Tahun) dan Pola Pembangunan jangka Pendek (5 Tahun).
Pelita I – VII dan PJPT telah mencapai tahap 1 dan 2.
Pelita VII berhenti karena Indonesia dilanda krisis.


Kemudian dibuatlah PROPENAS (PROGRAM PEMBANGUNAN NASIONAL)
GBHN 1999-2004 yang memiliki 5 masalah utama yang diwariskan dari Orde Baru.


1. Merebaknya konflik social dan munculnya gejala disintegrasi bangsa

2. Lemahnya penegak hukun dan HAM

3. Lambatnya Pemulihan Ekonomi

4. Rendahnya kesejahteraan rakyat, meningkatnya penyakit social, dan lemahnya kesatuan kebudayaan nasional.

5. Kurang berkembangnya kapasitas pembangunan daerah dan masyarakat.



PROPENAS dijabarkan dalam REPETA (Rencana Pembangunan Tahunan) yang memuat APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional)



REPELITA memuat pembangungan per sector perdaerah dan per departemen

PROPENAS hanya memuat program pembanguan yang pokok, penting, mendasar dan memiliki prioritas tinggi untuk dilaksanakan dan diususn dalam kurun waktu 5 tahun.



Masing masing departemen dan pemerintah harus menyusun RENSTRA (Rencana Strategi) dan PROPERDA (Program Pembangunan Daerah).



TUJUAN diadakannya PROPENAS adalah sebagai berikut :

1. Membangun system politik yang demokratis serta mempertahankan persatuan dan kesatuan.

2. Mewujudkan Supremasi Hukum dan Pemerintahan yang Bersih.

3. Mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat landasan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

4. Membangun Kesejahteraan dan kelestarian budaya

5. Meningkatkan Pembangunan Daerah

Oleh       : Rangga Kala Mahaswa XI IPS 3
Sumber : Esensi Ekonomi XI Semster 1
ESIS EKONOMI 2 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar